Cara Menghilangkan Jerawat dan Komedo Secara Tuntas

Cara Menghilangkan Jerawat dan Komedo | Ruangsehat.net – Dalam istilah kedokteran, jerawat disebut sebagai acne vulgaris. Ia adalah sejenis penyakit kulit yang melibatkan kelenjar minyak di dasar folikel rambut.

Biasanya jerawat muncul selama masa pubertas, yaitu ketika kelenjar minyak mulai berkembang dirangsang oleh hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal baik pada laki-laki maupun perempuan.

Pada manusia, jerawat cenderung muncul di wajah, punggung, dada, bahu dan leher.  Baca juga: cara meghilangkan jerawat di punggung.

Merusak Penampilan

Sebenarnya jerawat tidaklah berbahaya. Masalahnya ia bisa meninggalkan luka yang memberkas di kulit. Dan tentunya ini sangat mengganggu penampilan terutama bila ia tumbuh di wajah.

Seperti diketahui, kulit manusia memiliki pori-pori yang terhubung ke kelenjar minyak yang terletak di bawah kulit. Kelenjar tersebut terhubung ke pori-pori melalui folikel atau kanal kecil.

Kelenjar ini menghasilkan Sebum, yaitu cairan berminyak yang membawa sel-sel kulit mati melalui folikel ke permukaan kulit.

Sebuah rambut kecil tumbuh melalui folikel dari kulit. Jerawat tumbuh ketika folikel ini tertutup, yang mengakibatkan akumulasi minyak di bawah kulit.

Tahapannya, sel kulit, sebum dan rambut terkumpul menjadi plug. Plug terinfeksi dengan bakteri, sehingga terjadi pembengkakan. Jadilah jerawat.

Penyebab Timbulnya Jerawat

Meski begitu, penyebab sesungguhnya terjadinya jerawat sebenarnya belum diketahui benar. Para ahli percaya bahwa penyebab utamanya adalah peningkatan kadar hormon androgen yang meningkat ketika manusia tumbuh menjadi remaja.

Meningkatnya kadar androgen membuat kelenjar minyak di bawah kulit berkembang dan menghasilkan lebih banyak minyak. Sebum yang berlebihan tersebut dapat memecah dinding sel dalam pori-pori Anda sehinga bakteri bisa tumbuh.

Beberapa studi juga menunjukan bahwa faktor genetik berperan besar dalam pertumbuhan jerawat. Jadi anak yang orang tuanya berjerawat kemungkinan besar juga akan mengalami hal yang sama.

Beberapa obat yang mengandung androgen dan lithium diketahui dapat menyebabkan jerawat. Selain itu penggunaan kosmetik yang tidak tepat juga dapat memicu jerawat, terutama pada mereka yang memiliki kulit yang sensitif.

Penyebab lain adalah perubahan hormon selama kehamilan.

Jenis-jenis jerawat

Cara menghilangkan jerawat dan komedo

Jerawat

Secara awam mungkin kita hanya mengenal istilah jerawat dan komedo. Namun sebenarnya, terdapat beberapa jenis jerawat menurut medis, yaitu:

  1. Whiteheads. Ia berada di bawah kulit dan sangat kecil, hampir tidak terlihat.
  2. Komedo. Komedo jelas terlihat karena muncul di permukaan kulit. Warnanya hitam biasanya banyak di seitar hidung. Ingat bahwa komedo bukan disebabkan oleh kotoran, jadi menggosok wajah Anda dengan keras tidak akan membantu menghilangkannya.
  3. Papula. Ia terlihat di permukaan kulit berupa benjolan kecil. Biasanya berwarna merah muda
  4. Pustula. Ia juga jelas terlihat pada permukaan kulit berwarna merah di pangkal da memiliki nanah di bagian atas.
  5. Nobules. Jerawat ini lebih besar lagi. Biasanya keras dan sakit bila dipejit. Akarnya tertanam jauh di dalam kulit.
  6. Kista. Jerawat jenis ini terasa sakit dan dipenuhi nanah. Ia dapat dengan mudah menimbulkan bekas.

Bagaimana Cara Menghilangkan Jerawat

Cara menghilangkan jerawat sangat bergantung pada seberapa parah jerawat yang tumbuh.

1. Mengobati jerawat ringan

Hampir setiap orang pernah mengalami ini. Pengobatannya cukup dilakukan dengan obat warung atau apotek.  Artinya bukan obat yang resep dokter.. Umumnya obat-obat tersebut memiliki kandungan aktif sebagai berikut:

– resorsinol

Fungsinya untuk membantu memecah komedo dan whiteheads. Berupa fenol kristal yang berasal dari berbagai resin. Resorsinol juga digunakan untuk mengobati ketombe, eksim dan psoriasis.

– Benzoil peroksida

Ia berfungsi membunuh bakteri dan memperlambat produksi kelenjar minyak. Berupa kristal peroksida putih yang digunakan dalam proses pemutihan tepung atau minyak dan sebagai katalis untuk reaksi radikal bebas.

Ia bekerja dengan mempercepat pergantian kulit dan membersihkan pori-pori, yang pada gilirannya mengurangi jumlah bakteri di daerah yang terdampak.

– Asam salisilat

Fungsinya membantu memecah komedo dan whiteheads, juga mengurangi tumpukan sel yang melapisi folikel dari kelenjar minyak. Efektif dalam mengobati peradangan dan pembengkakan.

Asam salisilat adalah zat kristal putih yang juga digunakan sebagai fungisida, atau dalam membuat aspirin atau pewarna atau parfum.

– Sulfur

Berfungsi membantu memecah komedo dan whiteheads. Sulfur telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati jerawat, psoriasis dan eksim. Diduga ia bekerja dengan cara mengurangi jumlah bakteri yang berkembang.

– Retin-A

Ia berfungsi membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat. Retin-A mengandung Tretinoin, asam dari vitamin A, juga dikenal sebagai all-trans retinoic acid (ATRA).

– Asam azelaic

Fungsinya memperkuat sel-sel yang melapisi folikel, menghentikan aliran minyak, mengurangi pertumbuhan bakteri.

Anda dapat membeli obat jerawat dalam bentuk gel, sabun, krim dan lotion. Jika kulit Anda sensitif, gunakanlah yang berupa krim atau lotion. Bagi yang kulit berminyak sebaiknya menggunakan yang bentuk gel.

Obat-obat warung tersebut memiliki komposisi kandungan yang berbeda-beda. Sebaiknya gunakan yang konsentrasinya rendah dulu. Takutnya malah terjadi iritasi.

2. Mengobati jerawat yang lebih parah

Jika jerawat Anda lebih parah, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter kulit. Dokter akan memberikan anda resep yang lebih tepat daripada obat-obatan warung.

Selain diberikan obat jerawat berbentuk krim, dan lotion bisa jadi anda diresepkan dengan antibiotik yang berfungsi memerangi pertumbuhan bakteri dan mengurangi peradangan.

– Mengobati kista dengan injeksi kortikosteroid intralesi

Kista jerawat yang telah meradang berisiko pecah yang dapat meninggalkan bekas luka. Pada kasus ini dokter akan menyuntikkan kortikosteroid yang diencerkan pada jerawat tersebut. Obat ini berfungsi menurunkan peradangan dan mempercepat penyembuhan. Biasanya kista akan mencair dalam beberapa hari.

– Isotretinoin

Bahan ini digunakan untuk pengobatan jerawat yang sangat parah yang sudah tidak mempan lagi dengan obat lain.

– Antibiotik oral

Antibiotik oral sering diresepkan untuk pasien dengan tujuan menurunkan populasi Propionibacterium acnes (P. acnes), bakteri yang biasa ditemukan pada kulit berjerawat.

– Kontrasepsi oral

Banyak wanita berjerawat menemukan bahwa menggunakan kontrasepsi oral tertentu dapat membantu menbersihkannya. Ia bekerja dengan menekan kelenjar yang terlalu aktif dan biasanya digunakan sebagai pengobatan jangka panjang untuk jerawat pada wanita.

Namun ia tidak boleh diberikan pada wanita yang memiliki gangguan pembekuan darah, merokok, memiliki sejarah migrain, atau lebih dari usia 35 tahun.

– Antimikroba topikal (oles = diterapkan pada kulit atau selaput lendir)

Seperti dengan antibiotik oral, tujuan antimikroba topikal adalah untuk mengurangi populasi bakteri P. acnes. Antimikroba topikal digunakan untuk pasien dengan jerawat sedang sampai berat. Contohnya klindamisin, eritromisin, dan natrium sulfacetamide

– Retinoid topikal

Satu lagi obat yang mungkin diberikan dokter yaitu retinoid topikal. Ia merupakan turunan dari vitamin A dan sangat populer untuk pengobatan jerawat.


Fungsinya membersihkan pori-pori dan mencegah whiteheads dan komedo berkembang. Contoh retinoid topikal yaitu adapalene, tazarotene, dan tretinoin.

Tips Bagaimana Menjaga Kulit Untuk Mencegah Jerawat

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menjaga kulit Anda untuk mencegah jerawat, yaitu:

  1. Cuci wajah Anda dua kali setiap hari. Ingat, jangan terlalu sering. Gunakan sabun ringan yang dibuat khusus untuk orang-orang berjerawat dan air hangat. Jangan menggosok kulit. Para ahli menyarankan penggunaan lotion yang mengandung benzoyl peroxide yang bisa dibeli di warung/apotek.
  2. Jangan sekali-kali memecahkan jerawat, karena ini akan menyebabkan infeksi yang lebih parah dan menimbulkan bekas luka yang tak enak dipandang.
  3. Jika Anda harus menyembunyikan jerawat untuk acara-acara mendadak, seperti pernikahan, atau acara-acara pesta, mintalah dokter untuk melakukannya.
  4. Usahakan untuk sedikit mungkin menyentuh wajah dengan tangan. Jagalah tangan Anda tetap bersih dengan mencucinya secara teratur.
  5. Bila anda berkacamata, bersihkan secara teratur karena di sana bisa jadi tempat berkumpulnya sebum dan residu kulit
  6. Kulit pun perlu bernapas. Jika tumbuh jerawat di punggung, bahu atau dada cobalah mengenakan pakaian longgar. Hindari penggunaan pakaian ketat, seperti ikat kepala, topi dan syal. Jika terpaksa harus memakainya pastikan dalam kondisi bersih.
  7. Jangan tidur dengan masih menggunakan make up. Kecuali makeup yang noncomedogenic atau nonacnegenic (tidak memiliki minyak dan tidak menyumbat pori-pori), lihat keterangan pada labelnya.
  8. Rambut juga mengumpulkan sebum dan kulit residu maka pastikan rambut Anda selalu bersih dan ikat ke belakang sehingga tidak menyentuh wajah anda.
  9. Hindari terlalu banyak sinar matahari, karena ia dapat menyebabkan kulit menghasilkan lebih banyak sebum.
  10. Jika Anda mencukur wajah Anda, lakukan dengan hati-hati. Gunakan baik alat cukur listrik atau pisau cukur yang tajam. Lembutkan kulit dan jenggot dengan air sabun hangat sebelum menerapkan krim cukur.

Hal-hal yang Membuat Jerawat Bertambah Parah

Selain hal-hal tersebut anda juga harus mewaspadai hal-hal atau kondisi yang dapat menyebabkan jerawat lebih parah yaitu:

1. Siklus menstruasi

Jerawat biasanya muncul lebih banyak satu atau dua minggu sebelum periode menstruasi. Hal ini mungkin karena perubahan hormonal yang terjadi.

2. Kecemasan dan stres

Stres dapat mempengaruhi peningkatan beberapa hormon, seperti kortisol dan adrenalin, yang pada gilirannya dapat membuat jerawat lebih buruk.

3. Iklim panas dan lembab

Ketika panas dan lembab kita berkeringat lebih banyak. Hal ini dapat membuat jerawat lebih buruk

4. Makeup berbasis minyak

Krim pelembab, pelumas lotion, dan semua makeup yang mengandung minyak dapat mempercepat pori-pori Anda tertutup.

5. Rambut berminyak

Beberapa produk rambut yang sangat berminyak dan mungkin memiliki efek yang sama seperti makeup berbasis minyak.

6. Memencet jerawat

Memencet jerawat akan menyebabkan kondisi lebih parah ditambah resko terjadinya bekas luka.

Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Bahan Alami

Selain dengan cara medis, kita juga bisa menghilangkan jerawat dengan bahan-bahan alami (herbal).  Banyak ramuan tradisional yang telah lama dikembangkan nenek moyang kita untuk mengoatasi masalah jerawat ini.  Cuma masti diingat, ini hanya untuk kasus jerawat yang ringan saja.  Untung yang parah sebaiknya ke dokter.

Ini dia beberapa ramuan yang bisa digunakan untuka mengatasi masalah jerawat:

Ramuan I

Bahan: buah mahkota dewa yang masih hijau

Cara mengolah/memakai: buah mahkota dewa yang masih hijau dicuci hingga bersih lalu dparut.  Hasil parutan tersebut dapat langsung ditempelkan di wajah yang berjerawat.

Ramuan II

Bahan: batang kayu manis secukupnya dan madu.

Cara mengolah/memakai: haluskan batang kayu manis hingga menjadi serbuk, lalu campur dengan madu secukupnya. Oleskan ramuan tersebut pada wajah yang berjerawat pada malam hari.  Bersihkan keesokan harinya.

Ramuan III

Bahan: madu asli secukupnya

Caramengolah/memakai: ambil madu secukupnya kira-kira 1 sendok makan, lalu panaskan hingga mendidih.  Setelah itu diamkan hingga suam-suam kuku.

Oleskan pada bagian wajah yang berjerawat.  Diamkan selama sekitar 2 jam. Lakukan setiap malam sebelum tidur.

Ramuan IV

Bahan: beberapa lembar daun pegagan dan bedak dingin.

Cara mengolah/memakai: Lumatkan pegagan, lalu campurkan dengan bedak dingin.  Pupurkan ramuan pada wajah yang berjerawar setiap malam menjelang tidur.

Ramuan V

Bahan: batang lidah buaya yang masih segar secukupnya.

Cara mengolah/memakai: Cuci bersi bataang lidah buaya, lalu patahkan hingga keluar gel atau lendirnya. Oleskan pada bagian wajah yang sudah dibersihkan sebelumnya.  Lakukan hingga sembuh.

Ramuan VI

Bahan: beberapa helai daun sirih segar dan air secukupnya.

Caramengolah/memakai: Cuci bersih daun sirih lalu rajang atau potong kecil-kecil.  Rebus selama 15 menit sampai keluar uapnya.  Air hasil rebusan digunakan untuk mencuci wajah yang berjerawat.

Ramuan VII

Bahan: 1 sendok teh serbuk belerang.

Cara penggunaan: Remas belerang tersebut bersama aiar tawar 2 sendok makan. Pakailah untuk menggosok wajah yang berjerawat.  Gunakan sebelum tidur.

Ramuan VIII

Bahan: belimbing wuluh 5 buah.

Cara mengolah/memakai: remas-remas belimbing wuluh dengan air garam.  Gunakan untuk menggosok wajah yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari.

Ramuan IX

Bahan: Mentimun 1 buah.

Cara mengolah/memakai: kupas tipis mentimun untuk mendapatkan kulit bagian dalamnya. Gosokkan pada bagian yang berjerawat.

Ramuan X

Bahan: 7 batang daun meniran, 10 potong temulawak yang diiris tipis-tipis dan 2 gelas air.

Cara mengolah/memakai: Rebus semua bahan tersebut. Airnya digunakan untuk diminum.

Ramuan XI

Bahan: Daun dewa secukupnya.

Cara mengolah/memakai: Lumatkan daun dan tempelkan di tempat yang berjerawat (terutama yang bengkak). Lalu balut.

Masih banyak sebenarnya ramuan-ramuan yang bisa digunakan untuk menghilankan jerawat, contohnya: Cara Menghilangkan Jerawat dengan Jeruk Nipis.  

Cobalah satu per satu, mana yang lebih cocok buat anda.  Jangan langsung semuanya.

Demikian kupas tuntas tentang cara menghilangkan jerawat dan komedo. Semoga bermanfaat!

Referensi:
1. http://www.medicalnewstoday.com/. Acne: Causes, Diagnosis and How to Get Rid of Acne.
2. 273 Ramuan Tradisional Untuk Aneka Penyakit.Agung Sugiarto. Agromedia. 2008.
3. Pengobatan cara herbal dan pijat refleksi. MB Rahimsyah AR. Lingkar Media.

Bagikan artikel ini:
Loading...


loading...