Kenali Apa itu Flu Singapura

Flu Singapura nampaknya masih asing terdengar di telinga orang Indonesia. Banyak dari mereka yang tidak tahu penyakit apa itu, bahkan juga ada yang telah didiagnosis oleh dokter bahwa ia terkena flu ini, ia sendiri tidak tahu apa-apa tentang flu ini. Maka dari itu, pada kesempatan ini saya akan sedikit menjelaskan tentang flu ini. Menurut Wikipedia, Flu Singapura ini berarti penyakit yang berjangkit infeksi karena disebabkan virus yang dinamai RNA dimana virus tersebut dapat masuk dalam keluarga Picornaviridae yang dalam bahas Spanyol disebut Pico: kecil atau Genus Enterovirus (nonPolio). Dalam dunia kedokteran, Flu Singapura dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau penyakit Kaki, Tangan, dan Mulut (KTM).

Apa Itu Flu Singapura

Penularan Flu Singapura

Cara penularan virus flu Singapura ini bisa melalui udara, sentuhan atau terhadap semua barang yang sudah terkontaminasi oleh virus tersebut. Penyebaran virus ini bisa dikatakan langsung karena tidak melalui organisme pembawa seperti lalat atau kecoa. Tercatat bahwa penularan virus ini sangat banyak terjadi pada musim panas dan menyerang anak usia dari mulai dua minggu hingga lima tahun.

Perawatan dan obat flu Singapura harus benar-benar diberikan secara maksimal. Walaupun sebenarnya penyakit ini tidak perlu untuk perawatan khusus namun di rumah Anda juga harus telaten untuk mengurusi anak Anda agar penyakit yang dideritanya semakin ringan. Untuk anak, usahakan Anda selalu memberikan minum untuk mencegah sang anak menjadi dehidrasi. Karena terbentuk luka seperti sariawan jangan sekali-kali Anda memberikan makanan yang asam ataupun pedas, asin pun jangan Anda berikan. Anda juga dapat memberikan obat turun panas seperti paracetamol, tapi sebenarnya sudah beredar beberapa obat khusus untuk flu ini, namun harganya mahal dan tidak terjangkau. Jangan memberikan aspirin dan antibiotik pada anak Anda.


Jika dalam waktu 7-10 haru kondisi anak Anda tidak juga membaik, harap segera membawanya ke rumah sakit. Harus opname jika anak Anda memiliki gejala lain seperti muntah, dehidrasi atau diare dan juga bila mengalami komplikasi. Anda hanya perlu membawanya ke dokter apabila suhu badan anak Anda melebihi 39 derajat, kejang, sesak, nafsu makan menurun, kesadaran menurun dan prolonged fever.

Gejala dan Pencegahan Flu Singapura

Gejala dan ciri-ciri flu Singapura adalah sebagai berikut, seperti namanya flu, maka gejala awal yang ditunjukkan tak jauh beda dari gejala flu biasa, seperti mengalami demam, batuk dan pilek. Untuk hari pertama sulit untuk membedakan apakah itu flu biasa atau bukan. Setelah anak demam dua sampai tiga hari barulah muncul tanda-tanda yang spesifik jika anak tersebut terkena flu Singapura. Jika dilihat akan terlihat ruam di sekitar mulut, pipi, tenggorokan dan pipi anak tersebut yang berair seperti terkena cacar. Bagian lainnya yang akan mengalami tanda seperti ini adalah pada bagian tangan, kaki, selangkangan juga pada bokongnya. Akibat dari ruam yang muncul di daerah mulut anak tersebut, kemudian hal itu yang mempengaruhi nafsu makannya. Biasanya nafsu makannya akan turun.

Pencegahan pun bisa dilakukan untuk menghalau virus tersebut masuk ke tubuh anak. Namun sayang belum ada vaksin yang dapat diberikan untuk benar-benar mencegah penyakit ini masuk ke dalam tubuh. Untuk itu kita perlu melakukan pencegahan kecil yang dimulai dari diri sendiri. Pertama seringlah untuk membersihkan tangan Anda setelah Anda mengganti popok anak Anda, atau sering-seringlah mencuci tangan setelah melakukan kegiatan apa saja. Demikianlah yang dapat saya sampaikan mengenai flu Singapura.

Bagikan artikel ini:
Loading...


loading...