7 Gejala Kanker Usus dan Cara Penanganannya

Gejala Kanker Usus – Kanker usus merupakan salah satu penyakit ganas yang erat kaitannya dengan pola hidup. Jenis kanker ini muncul oleh karena keberadaan sel yang tumbuh dengan tidak normal di usus besar, usus kecil, usus buntu, bahkan anus. Dan kanker usus muncul saat penderitanya tidak menerapkan pola hidup sehat, seperti banyak mengkonsumsi makanan berlemak, berprotein tinggi, dan rendah serat dan jarang beraktivitas fisik. Padahal pola hidup sehat merupakan modal penting untuk kesehatan usus.

Adapun penyebab terbesar dari munculnya gejala kanker usus adalah makanan yang dikonsumsi. Semakin banyak zat berbahaya diterima tubuh, maka semakin sulit bagi usus untuk memprosesnya. Dengan demikian, zat-zat berbahaya akan mengendap di dalam usus. Lalu apa saja gejala kanker usus? Berikut ulasannya.

Gejala Kanker Usus

Loading...

Beberapa Gejala Kanker Usus

  1. Darah pada tinja

Inilah tanda utama bahwa seseorang menderita kanker usus. Selain terdapat darah, tekstur tinja juga berukuran lebih panjang dan tipis. Namun perlu dilakukan lagi tes spesifik apakah darah yang terdapat pada tinja merupakan tanda kanker usus atau wasir.

  1. Anemia

Banyakanya darah yang keluar lewat tinja membuat tubuh beresiko mengalami anemia. Alhasil penderita kanker usus menjadi lebih lemas. Kulit tubuhnya pun berubah warna menjadi pucat.

  1. Kelelahan

Memang kelelahan itu biasa, terutama jika terjadi setelah beraktivitas. Namun jika rasa lelah tersebut disertai oleh gejala kanker usus lainnya, anda harus waspada. Biasanya lelah dipicu oleh anemia.

  1. Berat badan turun

Selain anemia yang berbuntut pada rasa lelah, penderita kanker usus juga mengalami penurunan berat badan. Padahal penderita tidak menjalani program diet.


  1. Masalah buang air besar

Diare dan sembelit adalah dua contoh masalah buang air besar. Namun jangan sepelekan kondisi ini jika disertai dengan gejala kanker usus lainnya. Banyak penderita kanker usus terserang diare secara terus-menerus. Sementara sembelit pada penderita kanker usus terjadi karena adanya tumor berukuran besar yang menahan tinja untuk keluar.

  1. Perut tidak nyaman

Gejala kanker usus berikutnya adalah rasa tidak nyaman pada perut, seperti sering merasakan nyeri dan kembung. Diduga rasa tidak nyaman ini dipicu oleh sel kanker.

  1. Obesitas

Seorang yang mengalami obesitas cenderung memiliki perut buncit saat terserang kanker usus. Oleh karena itu, penderita harus menurunkan berat badan sebelum terlambat. Karena obesitas merupakan salah satu pemicu kanker usus.

Cara pencegahan dan penanganan gejala kanker usus

Kanker usus dapat dicegah dengan cara mengkonsumsi makanan berserat tinggi yang dapat menghilangkan racun dari dalam usus, sehingga resiko timbulnya sel-sel tak wajar di dalam usus dapat diminimalisir. Selain mengkonsumsi makanan berserat tinggi seperti oatmeal, alpukat, kacang merah, dan buah kiwi, kanker usus juga bisa dicegah dengan mengkonsumsi buah-buah segar yang tinggi vitamin D dan E, serta menghindari rokok. Karena perokok memiliki kemungkinan lebih besar terkena kanker usus. Yang tidak kalah penting adalah mengurangi makanan cepat saji, makanan kaya minyak, mengandung bahan pengawet, makanan diolah & diawetkan, dan daging olahan.

Namun jika seseorang sudah positif mengalami gejala kanker usus seperti di atas, ada 3 kemungkinan yang bisa dilakukan.

  1. Operasi lokal yang hanya bisa dilakukan pada tahap stadium awal.
  2. Bedah usus jika penderita sudah memasuki stadium awal. Dalam tindakan ini, perut penderita akan disayat kemudian usus besar yang terserang kanker dibuang, lalu disambung kembali.
  3. Reseksi dan kolostomi dilakukan setelah pembedahan.

Kembali pada gejala kanker usus. Ada tiga gejala yang harus diwaspadai yaitu darah pada tinja, diare yang terus-menerus, dan sembelit. Jika seseorang telah mengalami gejala ini, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Demikianlah 7 gejala kanker usus dan cara penanganannya. Semoga bermanfaat!

Bagikan artikel ini:
Loading...