Gejala Penyakit Ispa, Penyebab, dan Pencegahannya

Penyakit Ispa atau infeksi saluran pernafasan akut biasanya terjadi pada tenggorokan, sinus, saluran udara, ataupun paru-paru. Biasanya infeksi ini terjadi akibat virus, meskipun bakteri juga bisa menjadi penyebab Ispa. Jika tidak lekas ditangani, Ispa bisa menyebar ke seluruh sistem pernafasan. Akibatnya, tubuh menjadi tidak mendapatkan cukup oksigen lantaran infeksi dan kondisi ini dapat berakibat fatal, bahkan mematikan.

Penyakit Ispa

Ilustrasi Penyakit Ispa credit: www.belanjaalkes.com

Gejala penyakit ispa

Berikut gejala penyakit ispa yang harus diwaspadai:

  1. Hidung tersumbat dan berair
  2. Batuk-batuk
  3. Tenggorokan terasa sakit
  4. Paru-paru terasa terhambat
  5. Sering kelelahan
  6. Tubuh terasa sakit

Bila Ispa semakin parah, maka akan muncul gejala yang lebih serius, seperti:

Loading...
  1. Sulit bernafas
  2. Menggigil dan demam tinggi
  3. Rendahnya tingkat oksigen dalam darah
  4. Kesadaran menurun
  5. Pingsan

Virus penyebab penyakit ispa

Berikut beberapa mikroorganisme yang menyebabkan munculnya Ispa:

  1. Rhinovirus yang menyebabkan flu. Namun pada anak kecil dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, flu bisa menjadi Ispa pada tahap serius.
  2. Adenovirus yang menyebabkan gangguan pernafasan seperti flu, bronchitis, dan pneumonia.
  3. Pneumokokus yang menyebabkan Meningitis dan gangguan pernafasan lainnya seperti Pneumonia.
  4. Streptokokus

Infeksi bakteri ini dapat menyerang siapapun, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lansia. Bakteri Streptokokus sering menimbulkan pneumonia, mengingitis, radang tenggorokan, dan radang paru-paru.

  1. Respiratory Syncytial Virus yang menyebabkan seseorang mengalami batuk, bersin-bersin, hidung berair, dan demam. Virus ini juga bisa menyebabkan komplikasi seperti bronkiolitis, pneumonia, dan masalah pernafasan berat, bahkan kematian.
  2. Virus Influenza menyebabkan flu yang juga merupakan gejala penyakit ispa. Virus ini tidak hanya menyerang manusia, tapi juga hewan.

 


Penyebab penyakit ispa selain virus

Selain virus, penyakit ispa juga disebabkan oleh faktor lain, seperti debu dan asap. Berikut ulasannya:

  1. Debu dan asap

Penyakit ispa dapat disebabkan oleh debu dan asap yang masuk ke lapisan mukosa kemudian terdorong ke faring, lantaran tidak disaring oleh rambut hidung. Biasanya udara tercemar dapat memperlambat pergerakan silia hidung. Alhasil, saluran pernafasan mengalami iritasi karena tidak mampu membersihkannya dari bahan tercemar.

  1. Perokok dan koki

Selain virus, debu, dan asap, penyakit ispa juga bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok dan memasak. Mengapa? Karena asap yang berasal dari rokok dan dapur dapat menyebabkan silia di dalam saluran pernafasan menjadi rusak secara perlahan.

 

Pengobatan penyakit ispa

Sampai saat ini, belum ada obat yang secara efektif dapat membunuh virus-virus yang menyerang manusia. Biasanya pengobatan yang dilakukan hanya dapat meredakan gejala, bukannya mengobati. Apabila infeksi disebabkan oleh bakteri, maka akan dilakukan serangkaian tes untuk mengetahui jenis bakteri. Sesudah itu, barulah dokter dapat menentukan antibiotik untuk membasmi bakteri tersebut. Jika dibiarkan, penyakit Ispa bisa menyebabkan komplikasi serius, bahkan berakibat fatal, seperti gagal jantung kongestif dan gagal nafas.

Pencegahan penyakit ispa

Penyakit Ispa dapat diecegah dengan menjalankan pola hidup sehat, seperti berikut:

  1. Mencuci tangan setelah beraktivitas di tempat umum
  2. Memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin C, yang dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.
  3. Minum air putih yang cukup
  4. Tidak merokok
  5. Saat bersin, pastikan anda menutupnya untuk mencegah penyebaran penyakit.
  6. Mengenakan masker saat menggunakan motor untuk mengurangi debu-debu kotor masuk ke dalam saluran pernafasan.
  7. Berolahraga secara rutin

Itulah sedikit ulasan mengenai gejala penyakit ispa, penyebab, dan pencegahannya. Semoga ulasan di atas dapat membantu memberikan gambaran mengenai penyakit ispa dan dapat membantu anda terhindar dari penyakit ispa.

Bagikan artikel ini:
Loading...


loading...