Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Penyakit Kelenjar Getah Bening

Penyakit Kelenjar Getah Bening – Kelenjar getah bening merupakan gumpalan jaringan tempat dimana sel darah putih berdiam. Kelenjar getah bening ini tersebar di seluruh tubuh dan merupakan bagian penting sistem kekebalan tubuh, Saat tubuh merespon infeksi, maka kelenjar getah bening akan membengkak. Namun kelenjar getah bening juga dapat membengkak dalam penyakit seperti kanker dan rematoid arthritis. Biasanya pembengkakan terjadi pada area di bawah dagu, leher, ketiak, dan pangkal paha. Pembengkakan inilah yang disebut penyakit kelenjar getah bening.

Bisa dikatakan, penyakit ini termasuk mematikan. Bahkan beberapa waktu terakhir, ada banyak publik figur yang meninggal karena menderita penyakit ini. Sebut saja Ade Juwita dan Olga Syahputra. Putra dari presenter Farhan dan mertua dari komedian Eko Patrio juga meninggal karena penyakit kelenjar getah bening. Mengingat besarnya bahaya penyakit ini, maka kita yang saat ini masih dalam keadaan sehat diharapkan mampu menghindarinya. Untuk itu, kita harus mengetahui gejala dan penyebabnya yang harus dihindari, serta pengobatannya jika sudah terlanjur terkena serangannya.

Penyakit kelenjar getah bening

penyakit kelenjar getah bening

Gejala penyakit kelenjar getah bening

Umumnya, penyakit kelenjar getah bening yang terjadi akibat infeksi ringan akan pulih dengan sendirinya. Namun jika anda mengalami gejala-gejala berikut, sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter, antara lain:

Loading...
  1. Saat ditekan, kelenjar terasa keras
  2. Pembengkakan terjadi tanpa sebab yang jelas, apalagi saat kondisi sedang bugar
  3. Pembengkakan kelenjar terjadi lebih dari 2 minggu
  4. Demam tidak kunjung mereda
  5. Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas
  6. Sakit tenggorokan
  7. Flu
  8. Infeksi saluran pernafasan
  9. Berkeringat saat malam hari
  10. Kurang nafsu makan

Baca juga: Kanker Getah Bening


Penyebab penyakit kelenjar getah bening

Ada banyak kondisi yang menyebabkan penyakit kelenjar getah bening, seperti infeksi lokal yang tidak menyebar ke bagian tubuh yang lain. Contoh infeksi ini meliputi flu, infeksi telinga, radang amandel, radang pita suara, dan infeksi kulit selulitis. Di samping infeksi lokal, penyakit ini juga disebabkan oleh infeksi virus, misalnya campak Jerman yang disebabkan oleh virus Rubella. Berikut beberapa penyebab pembengkakan/penyakit kelenjar getah bening:

  1. Rematoid arthritis yang menyebabkan penderita mengalami gangguan tulang dan menjadi sulit bergerak.
  2. Campak yang menyebabkan munculnya bintik-bintik berwarna merah pada kulit.
  3. Penyakit lupus, dimana sistem kekebalan tubuh malah berbalik menyerang organ, sendi, sel darah, dan kulit, sehingga penderita merasa lelah, nyeri, dan ruam pada kulit.
  4. Faktor genetic/keturunan
  5. Kekebalan tubuh menurun
  6. Racun akibat bahan pengawet makanan & pewarna kimia
  7. Minuman alkohol
  8. Merokok
  9. Kurang berolahraga
  10. Kurang minum air putih
  11. Peradangan
  12. Kanker darah

Pengobatan penyakit kelenjar getah bening

Mengobati penyakit kelenjar getah bening dapat dilakukan dengan cara medis dan non-medis. Yang terpenting, penderita harus menjalani pengobatan dengan sungguh-sungguh, berkelanjutan, dan mematuhi aturan. Berikut tahapan pengobatan penyakit kelenjar getah bening secara medis:

  1. Kemoterapi
  2. Radiasi
  3. Transplantasi
  4. Operasi
  5. Terapi eksperimental

Perlu diketahui, pengobatan medis di atas bisa menimbulkan sejumlah efek samping, di antaranya kerontokan pada rambut, mual dan muntah, demam, berkeringat pada malam hari, penurunan berat badan, dan sering merasa lelah.

Sementara pengobatan non-medis dapat dilakukan dengan mengkonsumsi ramuan herbal, seperti madu, kulit manggis, daun sirsak, dan sarang semut Papua. Bahan-bahan herbal ini mengandung tanin dan flavonoid yang efektif menghancurkan sel kanker dan tidak menimbulkan efek samping.

Itulah sedikit ulasan mengenai penyakit kelenjar getah bening. Semoga artikel ini mampu memberikan pencerahan dan jagalah selalu kesehatan anda.

Bagikan artikel ini:
Loading...