Jerawat (Acne) – Jenis, Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya

Dalam istilah kedokteran, jerawat disebut sebagai acne vulgaris. Ia adalah sejenis penyakit kulit yang melibatkan kelenjar minyak di dasar folikel rambut.

Biasanya jerawat muncul selama masa pubertas, yaitu ketika kelenjar minyak mulai berkembang dirangsang oleh hormon yang diproduksi kelenjar adrenal, baik pada laki-laki maupun perempuan.

Pada manusia, jerawat cenderung muncul di wajah, daerah punggung, dada, bahu dan leher. Namun pada umumnya, jerawat lebih banyak timbul pada wajah.

Jenis Jerawat

jenis jerawat

Jenis Jerawat (Image via journal.sociolla.com)

Orang awam mungkin hanya mengenal istilah jerawat dan komedo. Namun pada dasarnya terdapat beberapa jenis jerawat menurut medis, yaitu:

  1. Whiteheads, jerawat ini berada di bawah kulit dan sangat kecil, hampir tidak terlihat.
  2. Komedo, jerawat jenis ini jelas terlihat karena timbul di permukaan kulit. Warnanya hitam dan biasanya banyak di sekitar hidung. Ingat, komedo bukan disebabkan oleh kotoran, jadi menggosok wajah anda dengan keras tidak akan membantu menghilangkannya.
  3. Papula, jenis jerawat ini terlihat di permukaan kulit berupa benjolan kecil dan umumnya berwarna merah muda.
  4. Pustula, jenis ini juga terlihat jelas pada permukaan kulit berwarna merah di pangkal dan terkadang memiliki nanah di bagian atas.
  5. Nobules, jerawat jenis ini lebih besar lagi. Biasanya keras dan sakit bila di pencet karena akarnya tertanam jauh di dalam kulit.
  6. Kista, jerawat jenis ini terasa sakit dan bernanah. Jenis ini juga dengan mudah meninggalkan bekas.

Penyebab Timbulnya Jerawat

penyebab timbulnya jerawat

Penyebab Timbulnya Jerawat (Image via ichsanherbal.blogspot.com)

Pada dasarnya penyebab terjadinya jerawat hingga kini belum diketahui dengan pasti.

Namun, para ahli percaya bahwa penyebab utamanya adalah peningkatan kadar hormon androgen yang meningkat ketika manusia tumbuh menjadi remaja.

Meningkatnya kadar androgen membuat kelenjar minyak di bawah kulit berkembang dan menghasilkan lebih banyak minyak.

Sebum yang berlebihan tersebut dapat memecah dinding sel dalam pori-pori anda sehinga bakteri bisa tumbuh.

Beberapa studi juga menunjukan bahwa faktor genetik berperan besar dalam pertumbuhan jerawat. Jadi anak yang orang tuanya berjerawat kemungkinan besar juga akan mengalami hal yang sama.

Beberapa obat yang mengandung androgen dan lithium diketahui dapat menyebabkan jerawat.

Selain itu penggunaan kosmetik yang tidak tepat juga dapat memicu jerawat, terutama pada mereka yang memiliki kulit sensitif.

Penyebab lain adalah perubahan hormon selama kehamilan.

Merusak Penampilan

Jerawat sama sekali bukan penyakit yang berbahaya. Namun, karena jerawat bisa meninggalkan luka yang membekas pada permukaan kulit, tentu saja hal ini cukup mengganggu bagi sebagian orang yang memperhatikan betul sebuah penampilan.

Seperti yang anda tahu, kulit manusia memiliki pori-pori yang terhubung ke kelenjar minyak yang terletak di bawah kulit. Kelenjar tersebut terhubung ke pori-pori melalui folikel atau kanal kecil.

Kelenjar ini menghasilkan Sebum, yaitu cairan berminyak yang membawa sel-sel kulit mati melalui folikel ke permukaan kulit.

Rambut halus yang tumbuh melalui folikel dari kulit membuat folikel ini tertutup, yang mengakibatkan akumulasi minyak bertumpuk di bawah kulit.

Tahapannya, sel kulit, sebum dan rambut terkumpul menjadi plug. Plug terinfeksi dengan bakteri, sehingga terjadi pembengkakan dan  menjadi sebuah jerawat.

Bagaimana Cara Menghilangkan Jerawat?

menghilangkan jerawat

Menghilangkan Jerawat (Image via cantikbijak.com)

Sampai di sini anda pasti sudah paham seluk beluk timbulnya jerawat. Sekarang pertanyaannya, bagaimana cara menghilangkan jerawat yang terlanjur timbul pada permukaan kulit!

Nah, cara mengatasi jerawat ini sangat tergantung pada seberapa parah jerawat yang timbul pada kulit anda.

1. Mengobati Jerawat Ringan

Hampir setiap orang pernah mengalami gangguan jenis jerawat ringan. Pengobatannya cukup dilakukan dengan obat-obatan jerawat yang mengandung bahan seperti di bawah ini.

Resorsinol

Bahan ini berupa fenol kristal yang berasal dari berbagai resin yang bermanfaat untuk membantu memecah komedo dan whiteheads.

Resorsinol juga digunakan untuk mengobati ketombe pada kulit kepala, eksim dan psoriasis.

Benzoil Peroksida

Benzoil Peroksida punya manfaat membunuh bakteri dan memperlambat produksi kelenjar minyak.

Bahan ini berupa kristal peroksida putih yang digunakan dalam proses pemutihan tepung atau minyak dan sebagai katalis untuk reaksi radikal bebas.

Bahan ini bekerja dengan mempercepat pergantian kulit dan membersihkan pori-pori yang pada akhirnya mengurangi jumlah bakteri di daerah timbulnya jerawat.

Asam Salisilat

Asam salisilat adalah zat kristal putih yang juga digunakan sebagai fungisida dalam membuat aspirin, pewarna dan parfum.

Hampir sama dengan resorsinol, bahan ini juga bermanfaat untuk membantu memecah komedo dan whiteheads, juga mengurangi tumpukan sel yang melapisi folikel dari kelenjar minyak.

Bahan ini efektif dalam mengobati peradangan dan pembengkakan.

Sulfur

Sulfur telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati jerawat, psoriasis dan eksim.

Bahan ini bermanfaat membantu memecah komedo dan whiteheads dengan mengurangi jumlah bakteri yang berkembang.

Retin – A

Retin-A mengandung tretinoin, asam dari vitamin A yang juga dikenal sebagai All-Trans Retinoic Acid (ATRA).

Bahan ini membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat.

Asam Azelaic

Bahan ini bermanfaat untuk membantu memperkuat sel-sel yang melapisi folikel, menghentikan aliran minyak dan mengurangi pertumbuhan bakteri.

Anda dapat membeli obat jerawat dalam bentuk gel, sabun, krim dan lotion. Jika kulit Anda sensitif, gunakanlah yang berupa krim atau lotion.

Bagi yang kulit berminyak sebaiknya menggunakan yang bentuk gel.

Obat-obatan yang mengandung bahan-bahan di atas dapat dengan mudah anda temukan pada berbagai produk kosmetik.

Sebaiknya gunakan bahan yang konsentrasinya rendah dulu untuk menghindari iritasi yang dapat timbul pada kulit anda.

2. Mengobati Jerawat Parah

Jika jerawat yang timbul pada kulit anda parah, sebaiknya anda konsultasikan hal tersebut ke dokter kulit.

Biasanya dokter akan memberikan anda resep yang lebih sesuai dengan kondisi jerawat anda yang timbul seperti krim atau lotion + antibiotik yang berfungsi memerangi pertumbuhan bakteri dan mengurangi peradangan akibat jerawat.

Berikut obat yang sering digunakan oleh dokter kulit untuk mengatasi masalah jerawat pada pasien.

Mengobati Kista dengan Injeksi Kortikosteroid Intralesi

Kista jerawat yang telah meradang berisiko pecah yang dapat meninggalkan bekas luka. Pada kasus ini dokter akan menyuntikkan kortikosteroid yang diencerkan pada jerawat tersebut.

Obat ini berfungsi menurunkan peradangan dan mempercepat penyembuhan.

Biasanya kista akan mencair dalam beberapa hari.

Isotretinoin

Bahan ini digunakan untuk pengobatan jerawat yang sangat parah yang sudah tidak mempan lagi dengan obat-obatan lain.

Antibiotik Oral

Antibiotik oral sering diresepkan untuk pasien dengan tujuan menurunkan populasi Propionibacterium acnes (P. acnes), bakteri yang biasa ditemukan pada kulit berjerawat.

Kontrasepsi Oral

Banyak wanita berjerawat menemukan bahwa menggunakan kontrasepsi oral tertentu dapat membantu menbersihkan jerawat.

Ia bekerja dengan menekan kelenjar yang terlalu aktif dan biasanya digunakan sebagai pengobatan jangka panjang untuk jerawat pada wanita.

Namun hal ini tidak boleh diberikan pada wanita yang memiliki gangguan pembekuan darah, merokok, memiliki sejarah migrain atau lebih dari usia 35 tahun.

Antimikroba Topikal

Seperti dengan antibiotik oral, tujuan antimikroba topikal ini adalah untuk mengurangi populasi bakteri P. acnes.

Antimikroba topikal digunakan untuk pasien dengan jerawat sedang hingga berat, contohnya klindamisin, eritromisin dan natrium sulfacetamide yang bisa anda temukan di apotek.

Retinoid Topikal

Satu lagi obat yang mungkin diberikan dokter, yaitu retinoid topikal. Obat ini merupakan turunan dari vitamin A dan sangat populer untuk pengobatan jerawat.

Fungsinya membersihkan pori-pori dan mencegah whiteheads dan komedo berkembang.

Contoh obat-obatan dari retinoid topikal ini seperti adapalene, tazarotene, dan tretinoin.

Tips Menjaga Kulit dari Gangguan Jerawat

menjaga kulit dari gangguan jerawat

Menjaga Kulit dari Gangguan Jerawat

Berikut adalah beberapa tips untuk menjaga kulit anda agar terhindar dari masalah jerawat.

  1. Cuci wajah anda dua kali sehari. Ingat, jangan terlalu sering. Gunakan sabun ringan yang dibuat khusus untuk orang-orang berjerawat menggunakan air hangat sebagai media basuhnya.
  2. Biasakan tidak menggosok kulit. Para ahli menyarankan penggunaan lotion yang mengandung benzoyl peroxide yang bisa anda beli di apotek.
  3. Jangan sekali-kali memencet jerawat, karena ini akan menyebabkan infeksi yang lebih parah dan menimbulkan bekas luka pada wajah anda.
  4. Jika Anda harus menyembunyikan jerawat untuk acara-acara mendadak, seperti pernikahan atau acara-acara pesta, mintalah dokter untuk melakukannya.
  5. Usahakan untuk sedikit mungkin menyentuh wajah dengan tangan. Untuk itu, jagalah tangan anda tetap bersih dengan mencucinya secara teratur.
  6. Bila anda berkacamata, bersihkan secara teratur kacamata yang anda gunakan karena di sana bisa jadi tempat berkumpulnya sebum dan residu kulit.
  7. Kulit pun perlu bernapas. Jika tumbuh jerawat di punggung, bahu atau dada cobalah mengenakan pakaian longgar. Hindari penggunaan pakaian ketat, seperti ikat kepala, topi dan syal. Jika terpaksa harus memakainya pastikan dalam kondisi bersih.
  8. Jangan tidur dengan masih menggunakan make up. Kecuali makeup yang noncomedogenic atau nonacnegenic (tidak memiliki minyak dan tidak menyumbat pori-pori), anda bisa melihat keterangan pada labelnya.
  9. Rambut juga mengumpulkan sebum dan kulit residu maka pastikan rambut anda selalu bersih dan ikat ke belakang sehingga tidak menyentuh wajah anda.
  10. Hindari terlalu banyak terpapar sinar matahari, karena ia dapat menyebabkan kulit menghasilkan lebih banyak sebum.
  11. Jika anda mencukur bulu halus yang timbul pada wajah, lakukan dengan sangat hati-hati. Gunakan alat cukur listrik atau pisau cukur yang tajam dengan terlebih dahulu melembutkan kulit dan jenggot dengan air sabun hangat sebelum mencukur.

Hal-hal yang Membuat Jerawat Bertambah Parah

Selain hal-hal di atas, anda juga harus mewaspadai beberapa kondisi yang dapat menyebabkan jerawat lebih parah.

1. Siklus Menstruasi

Jerawat biasanya muncul lebih banyak satu atau dua minggu sebelum periode menstruasi. Hal ini mungkin karena perubahan hormonal yang terjadi pada tubuh.

2. Kecemasan dan Stres

Stres dapat mempengaruhi peningkatan beberapa hormon, seperti kortisol dan adrenalin yang akhirnya dapat memperparah jerawat.

3. Iklim Panas dan Lembab

Ketika panas dan lembab kita berkeringat lebih banyak. Hal ini dapat memperburuk kondisi jerawat.

4. Make up Berbasis Minyak

Krim pelembab, pelumas lotion, dan semua make up yang mengandung minyak dapat mempercepat pori-pori anda tertutup.

Untuk itu, bijaklah dalam memilih produk untuk memoles wajah anda dengan make up. Sebaiknya gunakan make up wajah yang natural.

5. Rambut Berminyak

Hindari beberapa produk rambut yang sangat berminyak dan memiliki efek yang mirip seperti makeup berbasis minyak.

6. Memencet Jerawat

Memencet jerawat akan menyebabkan kondisi jerawat pada wajah anda akan lebih parah. Biasanya kondisi ini akan membuat luka pada wajah dan akhirnya tempak seperti bopeng.

Untuk itu, hindari memencet jerawat yang bisa menyebabkan wajah anda menjadi bopeng.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Bopeng/Lubang Bekas Jerawat Secara Alami

Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Bahan Alami

bahan alami penghilang jerawat

Bahan Alami Penghilang Jerawat (Image via ngopibareng.id)

Selain dengan cara medis, anda juga dapat menghilangkan jerawat dengan bahan-bahan alami (herbal).

Banyak ramuan tradisional yang telah lama dikembangkan nenek moyang kita untuk mengatasi masalah jerawat ini.

Namun, ini bisa anda terapkan jika masalah jerawat yang timbul pada wajah anda bukan jerawat yang parah. Jika jerawat anda parah sebaiknya konsultasikan ke dokter ahli.

Nah, ini dia beberapa ramuan (racikan bahan alami)  yang bisa anda gunakan untuk mengatasi masalah jerawat.

Ramuan I

Bahan: Buah mahkota dewa yang masih hijau.

Cara mengolah/memakai: buah mahkota dewa yang masih hijau dicuci hingga bersih lalu di parut. 

Hasil parutan tersebut dapat langsung ditempelkan di wajah yang berjerawat.

Ramuan II

Bahan: Batang kayu manis secukupnya dan madu.

Cara mengolah/memakai: haluskan batang kayu manis hingga menjadi serbuk, lalu campur dengan madu secukupnya.

Oleskan ramuan tersebut pada area wajah anda yang berjerawat pada malam hari dan jangan lupa membersihkan keesokan harinya.

Ramuan III

Bahan: Madu asli secukupnya.

Caramengolah/memakai: ambil madu secukupnya kira-kira 1 sendok makan, lalu panaskan hingga mendidih. 

Setelah itu diamkan hingga suam-suam kuku.

Oleskan pada bagian wajah yang berjerawat.  Diamkan selama sekitar 2 jam dan lakukan setiap malam sebelum tidur.

Ramuan IV

Bahan: Beberapa lembar daun pegagan dan bedak dingin.

Cara mengolah/memakai: Lumatkan pegagan, lalu campurkan dengan bedak dingin.  Pupurkan ramuan pada wajah anda yang berjerawat setiap malam menjelang tidur.

Ramuan V

Bahan: Batang lidah buaya yang masih segar secukupnya.

Cara mengolah/memakai: Cuci bersi batang lidah buaya, lalu patahkan hingga keluar gel atau lendirnya.

Oleskan pada bagian wajah yang sudah dibersihkan sebelumnya.  Lakukan ini rutin hingga masalah jerawat pada wajah anda benar-benar sembuh.

Ramuan VI

Bahan: Beberapa helai daun sirih segar dan air secukupnya.

Caramengolah/memakai: Cuci bersih daun sirih lalu rajang atau potong kecil-kecil.  Rebus selama 15 menit hingga keluar uapnya. 

Air hasil rebusan digunakan untuk mencuci wajah anda yang berjerawat. Lakukan 3-4 kali/minggu untuk hasil yang maksimal.

Ramuan VII

Bahan: 1 sendok teh serbuk belerang.

Cara penggunaan: Remas belerang tersebut bersama air tawar 2 sendok makan. Oleskan ramuan tersebut pada wajah anda di area yang berjerawat dengan lembut.

Gunakan sebelum tidur dan bersihkan keesokan harinya.

Ramuan VIII

Bahan: Belimbing wuluh 5 buah.

Cara mengolah/memakai: remas-remas belimbing wuluh dengan air garam.  Oleskan hasil perasan dari kombinasi ke dua bahan tersebut. Lakukan hal ini 4-5 kali/seminggu.

Ramuan IX

Bahan: Mentimun 1 buah.

Cara mengolah/memakai: kupas tipis mentimun untuk mendapatkan kulit bagian dalamnya lalu tempelkan di area wajah anda yang berjerawat.

Ramuan X

Bahan: 7 batang daun meniran, 10 potong temulawak yang diiris tipis-tipis dan 2 gelas air.

Cara mengolah/memakai: Rebus semua bahan tersebut dan hasil airnya bisa anda konsumsi jika telah hangat.

Ramuan XI

Bahan: Daun dewa secukupnya.

Cara mengolah/memakai: Lumatkan daun dewa dan tempelkan di tempat yang berjerawat, terutama daerah yang bengkak akibat jerawat pada wajah anda.

Sebenarnya masih banyak ramuan dari bahan-bahan alami yang bisa anda gunakan untuk menghilangkan jerawat, seperti yang ada pada artikel ini.

16 Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami dan Aman di Wajah

Cobalah satu per satu dan pilih mana yang paling sesuai untuk kondisi jerawat anda yang timbul.