7 Langkah Pemeriksaan Kanker Payudara Secara Mandiri

Kanker Payudara | Ruangsehat.net – Kanker Payudara(Carcinoma mammae) paling umum yang diderita kaum wanita. Meski begitu, kaum pria pun bisa terserang penyakit ini, walaupun kemungkinannya lebih kecil dengan perbandingan 1 di antara 1.000.  Kanker ini didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas.

Pemeriksaan bulanan payudara secara mandiri dapat membantu mendeteksi kelainan atau perubahan yang mungkin tanda-tanda kanker.  Memang, tidak setiap bentuk kanker payudara dapat ditemukan melalui pemeriksaan fisik.

Namun, pemeriksaan rutin secara mandiri dapat meningkatkan peluang menemukan kanker payudara tertentu awal. Prinsipnya, semakin terdeteksi dari awal, semakin besar kemungkinan pengobatan yang dilakukann akan efektif.

Loading...

Penyebab Kanker Payudara

Secara pasti belum diketahui penyebab timbulnya penyakit kanker payudara pada seseorang hanya bisa ditandai pada wanita yang mempunyai faktor resiko dibawah ini:

  • Umur diatas 30 tahun (sekarang, di bawah 20 tahun juga sudah ditemukan kanker payudara)
  • Riwayat dalam keluarga ada yang menderita kanker payudara (sekarang ini juga tidak mutlak karena tanpa ada riwayat keluarga juga bisa terkena)
  • Punya riwayat tumor
  • Haid terlalu muda atau menopause diatas umur 50 tahun
  • Tidak menikah/tidak menyusui
  • Melahirkan anak petama diatas usia 35 tahun
  • Sering terkena radiasi (Bisa dari sering melakukan pemeriksaan kesehatan dengan menggunakan alat X-ray )
  • Pola makan dengan konsumsi lemak berlebihan
  • Kegemukan
  • Konsumsi alcohol berlebihan
  • Mendapatkan terapi hormonal dalam jangka panjang
  • Stress
  • Faktor genetic (BRCA1/BRCA2)

Dimana Kanker Payudara Dapat Terbentuk?

Sebagian besar kanker payudara dimulai di saluran susu. Ini adalah struktur seperti tabung yang memberikan susu ke puting. Kanker juga bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu, yang disebut lobulus. Lobulus-lobulus dikelompokkan ke dalam struktur yang lebih besar yang disebut lobus, dan masing-masing lobus terhubung ke saluran susu.

Ilustrasi payudara

Ilustrasi payudara

Sebagai sistem ini lobus dan duktus mengelilingi puting dari dalam, kanker duktal atau lobular dapat mempengaruhi penampilan dari puting dan areola di sekitar mereka.

Berikut adalah panduan langkah-demi-langkah, dengan gambar, dari bagaimana melakukan pemeriksaan payudara secara mandiri. Ini juga mencakup beberapa gambar kanker payudara untuk membantu orang memahami apa tanda-tanda peringatan kanker mungkin terlihat.

Cara Melakukan Pemeriksaan Payudara Secara Mandiri

1. Pemeriksaan secara visual dan berdiri

Pemeriksaan visual dapat dilakukan di depan cermin. Payudara dan puting harus hati-hati diperiksa apakah ada untuk kelainan atau tidak.  Sedangkan pemeriksaan sambil berdiri dapat dilakukan di kamar mandi, karena kulit lebih mudah diperiksa ketika licin. Payudara harus diperiksa dari sisi-sisinya ke pusat untuk mengetahui adanya benjolan atau kerutan.

Lakukan gerakan melingkar beberapa kali dengan tekanan bervariasi untuk setiap tempat di sepanjang payudara. Ini untuk memastikan bahwa kedua lapisan dangkal dan dalam dari jaringan payudara tidak terlewat.


2. Pemeriksaan sambil berbaring

Memeriksa payudara secara berbaring penting karena memungkinkan jaringan payudara untuk menyebar merata di sepanjang dinding dada.

Kedua payudara harus diperiksa secara keseluruhan. Daerah ketiak, tulang selangka, dan dada juga harus diperiksa. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Mulai dari ketiak, rasakan apakah ada benjolan dengan membuat lingkaran dengan bantalan jari-jari.
  • Setelah membuat 3 lingkaran dengan berbagai tekanan, geser ke bawah lebar jari dan memulai lingkaran baru.
  • Ulangi sampai mencapai puncak perut. Pada titik ini, jalur pemeriksaan harus digeser lebar jari secara horizontal, dan kemudian harus maju ke atas ke arah tulang selangka.
  • Pola naik turun ini harus diikuti semua jalan ke ruang antara payudara. Dapat dilakukan pada sisi berlawanan dari tubuh.

3. Puting susu dan areola

Lakukan juga pemeriksaan pada daerah puting dan areola. Waspadai apabila terdapat:

  • kemerahan atau bengkak
  • jika puting masuk ke dalam
  • bersisik atau tekstur bergerigi
  • cairan yang bening, kuning atau mengandung darah
  • kelembutannya tidak seperti biasanya atau sakit

4. Jaringan payudara

Jika telah terbentuk dalam saluran atau lobulus, kanker dapat menyebar ke jaringan lemak di dekatnya pada payudara. Kelainan payudara yang mungkin tanda-tanda kanker meliputi:

  • benjolan di payudara
  • perubahan bentuk payudara
  • penyusutan payudara yang tidak biasa atau pembengkakan
  • kulit payudara mengerut atau pori-pori membesar
  • kulit payudara bersisik, atau bergerigi
  • penebalan kulit payudara
  • nyeri payudara yang abnormal

Perubahan payudara lainnya juga dapat tanda-tanda peringatan, terutama jika hanya muncul sebelah.

5. Ketiak, tulang selangka, dan tulang dada

Pembengkakan kelenjar getah bening bisa menjadi indikasi bahkan sebelum tumor payudara cukup besar untuk dideteksi. Oleh karenanya, memeriksa daerah-daerah ini adalah sama pentingnya dengan memeriksa payudara dan puting.

Ketika memeriksa daerah-daerah tersebut, seseorang harus mencari:

  • benjolan pada salah satu dari area-area tersebut
  • bengkak pada area-area tersebut
  • penebalan kulit di area ketiak

6. Waktu pemeriksaan

Pemeriksaan mandiri  harus dilakukan sebulan sekali, pada tanggal yang sama setiap bulan. Wanita yang belum melewati menopause harus melakukan pemeriksaan diri beberapa hari setelah periode menstruasi berakhir. Ini adalah waktu ketika payudara yang paling mungkin menjadi bengkak atau sakit.

Payudara setiap orang memiliki tekstur dan penampilan berbeda-beda. Daerah-daerah tertentu mungkin terasa berpasir atau kasar bahkan mungkin memiliki benjolan kecil. Pemeriksaan rutin secara mandiri membantu orang merasakan apakah payudaranya normal atau tidak. Dengan cara ini, wanita bisa membedakan antara apa yang normal bagi mereka dan setiap benjolan abnormal yang muncul.

7. Apa yang harus dilakukan jika Anda menemukan benjolan

Jika benjolan abnormal tersebut bertahan atau tumbuh selama siklus menstruasi penuh, segera konsultasikan dengan dokter. Meskipun penting untuk mencari evaluasi lebih lanjut, jangan panik.  Menurut Breastcancer.org, 80 persen wanita yang memiliki biopsi ketika mereka menemukan benjolan berubah menjadi bebas kanker.

Demikian artikel 7 Langkah Pemeriksaan Kanker Payudara Secara Mandiri.  Semoga bermanfaat.

Referensi:

www.medicalnewstoday.com 

Bagikan artikel ini:
Loading...