Penyakit Mata – Jenis, Ciri, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mata merupakan salah satu dari panca indera yang fungsinya sebagai alat penglihatan.

Dengannya kita bisa melihat indahnya dunia yang warna-warni dan mengenali isi serta bentuknya. Maka tak berlebihan jika mata disebut sebagai jendela dunia.

Mata juga merupakan salah satu anugerah terbesar dari Tuhan. Sebagai bentuk rasa syukur dengan-NYA, maka kita wajib menggunakan mata untuk hal-hal yang bermanfaat serta senantiasa menjaga kesehatannya.

Namun saat kita menggunakan indera penglihatan kita, meski sudah hati-hati, adakalanya kita juga bisa mendapat penyakit mata karena faktor luar.

Misalnya, lingkungan dengan polusi udara yang buruk atau bisa jadi cedera karena sebuah kecelakaan.

Di samping itu, menggunakan indera penglihatan kita dalam jangka waktu yang lama bisa juga menyebabkan penyakit mata.

Contohnya kelelahan saat bekerja depan komputer dalam jangka waktu yang cukup lama.

Sudah digunakan dengan baik dan hati-hati saja bisa mendatangkan masalah, apalagi jika digunakan secara berlebihan.

Jenis Penyakit Mata, Ciri, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Nah, ada beberapa jenis penyakit mata yang wajib anda waspadai karena rentan menyerang mata siapa saja dan sebagian besar penyakit mata yang timbul karena mata mengalami kelelahan.

Untuk itu, deteksi secara dini penyakit mata yang timbul dan hindari penyebab sakit mata apabila mata anda masih sehat hingga kini, berikut ulasannya.

1. Penyakit Mata Konjungtivitis

penyakit mata merah

Konjuktivitis (Mata Merah)

Konjungtivitis biasa juga disebut dengan mata merah. Penyebabnya bisa berbagai macam, seperti mata lelah, virus, bakteri, iritasi dan lainnya.

Karena di artikel sebelumnya cara mengobati mata merah kami sudah bahas secara menyeluruh maka anda bisa langsung ke artikel tersebut jika ingin mencari tahu lebih dalam jenis penyakit mata ini.

2. Penyakit Mata Bintitan (Timbilan)

Mata bintitan atau timbilan dalam dunia medis disebut Hordeolum. Seperti konjungtivitis, bintitan bisa terjadi pada anak-anak dan dewasa.

Penyakit mata ini disebabkan oleh bakteri yang bernama Stafilokokus (Staphylococcus aureus).

Jenis penyakit mata ini bisa sembuh sendiri dalam jangka 1-2 minggu karena jenis penyakit mata ini termasuk golongan self limiting disease.

Berikut gambar penyakit mata bintitan yang mitosnya disebabkan karena sering mengintip…hehe

penyakit mata bintitan

Bintitan (Timbilin)

Cari tahu lebih banyak tentang mitos mata bintitan ini, cek artikelnya di sini.

Fakta atau Mitos Kedutan di Mata, Timbilan dan Bulu Mata Jatuh

3. Penyakit Mata Kerabunan (Rabun Mata)

penyakit mata rabun

Rabun

Penyakit rabun mata dibagi menjadi 2, yaitu rabun mata dekat dan rabun mata jauh.

Rabun Dekat

Rabun dekat adalah salah satu jenis kelainan pada mata yang menyebabkan penderitanya tidak bisa melihat benda dengan jelas jikla dilihat dari jarak yang terlalu dekat.

Umumnya, penyakit mata ini menyerang seseorang yang berumur lebih dari 40 tahun.

Rabun Jauh

Rabun jauh adalah kebalikan dari rabun dekat. Penyakit pada mata ini membuat penderitanya tidak bisa melihat benda dengan jelas dari jarak jauh.

Jika pengidap rabun dekat kebanyakan orang tua, rabun jauh banyak diderita oleh anak-anak terutama yang gemar maen game, kutu buku, dan sebagainya.

Nah, dengan kemajuan teknologi seperti saat ini, tidak hanya orang dewasa yang menggunakan gadget, namun anak-anak pun dari usia dini sudah banyak yang mulai menggunakannya.

Hal ini membuat anak-anak rentan dengan penyakit mata.

4. Penyakit Mata Presbiopi

Presbiopi

Penyakit mata presbiopi ini adalah gabungan dari penyakit mata rabun jauh dan dekat. Penderita penyakit mata jenis ini tidak bisa melihat benda dengan jelas meski dari jarak dekat apalagi jauh.

Gangguan pada mata ini lebih sering menyerang seseorang di usia lanjut.

Cara mengatasi gangguan mata presbiopi ini biasanya dengan kaca mata ganda, sebuah kaca mata yang terdapat 2 lensa plus dan minus di setiap bagiannya.

5. Penyakit Mata Buta Warna

penyakit mata buta warna

Buta Warna

Jangan dikira hanya orang buta saja yang tidak bisa melihat warna merah, hijau, biru, kuning, dan warna dunia lainnya.

Karena sebagian orang, meski bisa melihat bentuk benda namun tidak bisa melihat atau membedakan warnanya. Yang dilihat olehnya hanya hitam, abu-abu, dan putih saja.

Dalam level yang lebih ringan, penderita buta warna hanya mengenal warna sebagian saja. Penderita hanya tidak bisa membedakan warna tertentu saja, sedangkan warna lain tetap bisa dikenalinya.

Kabarnya Mark Zuckerberg adalah salah satu penderita buta warna sebagian ini. Media sosial hasil ciptaannya, facebook, dibuat dengan dominan warna biru karena konon Mark buta warna merah dan hijau.

Penyebab penyakit mata jenis ini karena faktor keturunan.

6. Penyakit Mata Belekan

Belekan

Mata belekan adalah sebutan untuk sakit mata yang mengeluarkan cairan agak kental berwarna kekuning-kuningan yang menempel pada area sekitar pinggiran mata.

Seseorang yang menderita penyakit ini, biasanya di pagi hari akan banyak menemukan belek bahkan ada yang sudah kering. Jika sudah begini, terkadang akan membuat mata susah untuk dibuka.

Penyakit ini paling rentan terjadi pada anak-anak. Namun orang dewasa juga bisa terkena gangguan mata ini akibat mata kelelahan.

Ciri-ciri dari mata belekan ini berupa keluarnya cairan agak kental pada mata yang disebabkan oleh bakteri.

7. Penyakit Mata Degenerasi Makula

penyakit mata degenerasi makula

Degenerasi Makula

Makula adalah organ kecil pada mata yang terletak dibagian belakang mata dan berfungsi untuk mengirimkan sinyal gambar dari mata ke bagian otak.

Jadi gangguan mata degenerasi makula ini adalah penyakit yang menyerang bagian mokula ini sehingga menyebabkan penurunan fungsi makula itu sendiri. Penyakit ini biasanya menyerang orang yang berusia lanjut.

Gejala penyakit mata jenis ini:

  1. Saat untuk melihat, bayangan kabur dan tidak bisa fokus.
  2. Selain kabur, ada garis gelombang.
  3. Kurang bisa mengenali warna.
  4. Saat membaca, butuh cahaya terang.
  5. Sulit mengenali wajah seseorang.
  6. Sukar melihat warna cerah.
  7. Mengalami pandangan halusinasi dalam penglihatan.

Penyebab degenerasi makula:

  1. Usia yang lebih dari 65 tahun ke atas.
  2. Faktor Keturunan.
  3. Kebiasaan merok0k.
  4. Kelebihan berat badan (Obesitas).
  5. Riwayat penyakit jantung dan kolesterol tinggi.
  6. Terlalu banyak makan buah dan sayur tapi tidak seimbang (orang diet yang hanya mengkonsumsi buah dan sayur doang).

Hingga kini belum ada obat-obatan atau perawatan yang bisa menyembuhkan penyakit degenerasi makula ini. Yang bisa anda lakukan hanyalah mencegah penyakit ini tidak menyerang anda.

Cara mencegahnya yaitu dengan banyak mengkonsumsi wortel, brokoli, kacang, kangkung, bayam, zaitun, ikan salmon, ikan tuna, semua jenis ikan yang banyak mengandung omega 3, biji-bijian, gandum, dan hindari obesitas serta berhentilah merok0k.

8. Penyakit Mata Katarak

penyakit mata katarak

Katarak

Katarak adalah gangguan penglihatan yang menyebabkan lensa mata menjadi keruh dan berefek menurunnya daya penglihatan.

Katarak ini dalam tahap yang lebih parah bisa menyebabkan kebutaan. Penyakit ini sangat mengganggu karena membuat mata tidak bisa melihat dengan baik di waktu malam hari.

Ciri-ciri atau gejala lain dari katarak selain susah melihat pada malam hari adalah penglihatan yang kabur, sensitif terhadap cahaya terang, saat melihat lampu ada lingkaran putih serta bayangan benda jadi ganda dalam penglihatan.

Tak hanya itu, penderita penyakit ini juga sering butuh ganti kaca mata karena kaca mata yang lama terasa tidak cocok lagi.

Gangguan pada mata ini bisa menyerang anak-anak dan beberapa pemicunya antara lain, penambahan usia, keturunan, diabetes, kebanyakan mengkonsumsi alkoh0l dan kebiasaan merok0k.

Perawatan sementara yang bisa anda lakukan adalah dengan menggunakan kaca mata hitam guna menghindari debu dan paparan sinar matahari langsung pada mata anda.

Untuk mencegahnya, hentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol, hindari obesitas, perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang kandungannya baik untuk kesehatan mata.

Jalan lain untuk menyembuhkan katarak adalah dengan operasi mata katarak. Hal ini bisa mengembalikan kondisi mata anda.

9. Penyakit Mata Neuritis Optik

penyakit mata neuritis

Neuritis Optik

Pada mata ada kumpulan syaraf yang mengantar informasi apa yang kita lihat ke otak untuk diolah. Nah penyakit mata jenis neuritis optik inilah penyakit yang menyerang syaraf tersebut berupa peradangan.

Tanda-tanda gejalanya yaitu rasa sakit atau nyeri pada mata bagian belakang, gangguan penglihatan bisa sementara atau jangka panjang, tidak bisa mengenali warna dengan baik, jika melihat lampu seakan-akan jadi berkedip.

Penyebab neuritis optik terjadi karena kesehatan yang terus menurun dan menderita penyakit kekebalan tubuh seperti multiple sklerosis.

Di samping itu, penyakit mata ini juga bisa terjadi karena infeksi yang disebabkan bakteri penyebab sifilis, campak, gondok, herpes dan mengkonsumsi obat-obatan jangka panjang pada penderita TBC.

Anda bisa mengobati gangguan pada mata ini dengan mendatangi langsung ahli dokter mata yang akan memberikan penanganan langsung pada mata anda.

10. Penyakit Mata Glukoma

penyakit mata glukoma

Glukoma

Jika neuritis optik menyerang syaraf penghubung mata ke otak, sedangkan glaukoma menyerang saraf optik matanya.

Orang yang menderita penyakit ini tidak bisa melihat dalam waktu tertentu. Penyebab gangguan mata ini bisa muncul dikarenakan tekanan yang tinggi pada bagian mata.

Glukoma dibagi dua jenis, yaitu glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup.

Pada glaukoma sudut terbuka gejalanya lebih ringan, hanya sakit mata bagian belakang dan pandangan tidak jelas pada bagian tepi.

Sedangkan glaukoma sudut tertutup gejalanya antara lain, sakit mata yang parah disusul rasa mual hingga muntah, tidak dapat melihat pada saat redup atau minim cahaya, ada lingkaran putih pada sumber cahaya dan mata merah.

Cara mengobatinya tergantung jenis mata tertutup apa yang dideritanya. Namun terkadang kedua jenis mata tertutup ini hanya dilakukan perawatan agar penyakit yang di derita tidak lebih parah.

Untuk mencegah gangguan mata ini, anda di anjurkan:

  1. Makan makanan yang banyak mengandung vitamin A dan E, serta mineral.
  2. Olahraga jalan santai.
  3. Minum kafein dalam jumlah terbatas.
  4. Perbanyak minum air mineral untuk mengurangi tekanan mata.
  5. Saat mengemudi atau berada di area terkena paparan matahari, gunakan pelindung mata (kaca mata).

11. Penyakit Mata Ablasi Retina

penyakit mata ablasi

Ablasi Retina

Ablasi retina ini adalah gangguan mata yang disebabkan lapisan penting dari jaringan retina mengalami penurunan hingga posisinya lebih bawah atau tertarik ke dalam yang menyebabkan pembuluh darah pada daerah ini terganggu.

Kondisi ini membuat retina kekurangan oksigen dan dapat menyebabkan kebutaan.

Gejala dari gangguan mata ini, ada bayangan titik-titik saat melihat, selain titik-titik bisa juga seperti ada bayangan rambut atau benang kecil meskipun sebenarnya tidak ada dan mengakibatkan respon berkedip lebih banyak.

Penyebabnya bisa jadi karena kekurangan gel yang melapisi mata, cedera, benturan, kecelakaan, diabetes, peradangan, dan penuaan.

12. Penyakit Mata Graves

penyakit mata graves

Graves

Graves adalah sebuah kondisi yang menyebabkan adanya gangguan sistem kekebalan tubuh karena tubuh menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid yang menyebabkan mata terlihat keluar dari kantungnya.

Hormon tiroid adalah hormon yang bisa mempengaruhi semua sistem dalam kesehatan tubuh dengan berbagai cara.

Penyakit ini bisa terjadi pada perempuan dan biasanya menyerang saat belum berumur kurang dari 40 tahun.

13. Penyakit Mata Keratitis

penyakit mata keratitis

Keratitis

Jenis penyakit mata yang menyerang pada bagian kornea mata ini dapat disebabkan oleh virus, jamur, dan bakteri.

Ciri ciri penyakit ini adalah adanya bintik bintik putih pada mata.

Solusi satu satunya penyakit ini adalah dengan melakukan cangkok pada mata. Penyakit ini salah satu jenis penyakit mata yang cukup berbahaya yang dapat menyebabkan kebutaan pada mata.

14. Penyakit Mata Iridosiklitis

penyakit mata iridosiklitis

Iridosiklitis

Hati-hati pada kesehatan gigi anda, karena ada salah satu kuman yang berasal dari gigi bisa merambat ke bagian mata dan jika sudah terserang, penyakitnya disebut iridosiklitis akut.

Saat orang mengalami sakit ini biasanya mata hanya merah, tidak terasa sakit, dan tidak pula mengeluarkan kotoran.

Ciri-ciri atau tanda orang mengalami gejala penyakit ini adalah seakan-akan melihat titik-titik hitam beterbangan.

Penyakit ini bisa sembuh total jika diobati dengan segera. Namun bila dibiarkan, lama-kelamaan bisa menyebabkan rabun bahkan kebutaan.

15. Penyakit Mata Juling (Strabismus)

penyakit mata juling

Juling

Juling atau dalam bahasa medis disebut stabismus adalah kondisi kelainan pada mata yang membuat penderitanya tidak bisa melihat objek dengan kedua mata yang lurus bersamaan.

Dengan kata lain, salah satu matanya bisa miring atau kadang harus ditutup bila melihat sesuatu di hadapannya.

Tanda-tanda penyakit ini biasanya penderita harus memiringkan kepala saat melihat, atau memiringkan salah satu bola matanya.

Penyebab mata juling bisa dipicu oleh otak yang tidak bisa mengatur keseimbangan mata saat melihat objek, salah satu mata mengalami rabun atau bisa kedua-duanya rabun namun beda jenis (satu rabun jauh, satunya rabun dekat), otot yang mengatur kerja syaraf mata tidak bisa berfungsi dengan baik atau memang tidak normal.

Nah, demikianlah artikel yang membahas berbagai jenis penyakit mata yang bisa kita deteksi secara dini.

Maksud dari tulisan ini untuk menambah wawasan anda tentang berbagai jenis penyakit mata yang bisa membuat kita sadar untuk senantiasa menjaga kesehatan mata kita.

Di samping 15 penyakit pada mata yang telah diuraikan pada artikel ini, ada juga gangguan mata yang sifatnya tidak terlalu berbahaya, seperti terjadinya kedutan pada mata dan timbulnya kantung mata (mata panda) di sekitar area mata.