Penyebab Penyakit Paru-Paru Basah, Gejala, dan Pencegahannya

Penyakit paru-paru basah merupakan salah satu penyakit berbahaya yang tidak bisa dianggap sepele. Karena jika tidak ditangani secara serius, penderita memiliki kemungkinan meninggal dunia. Oleh karena itu, masyarakat harus mewaspadai penyakit paru-paru basah dengan mengenali penyebab dan gejalanya sejak dini. Dengan begitu, masyarakat bisa mencegah terjadinya penyakit ini. Berikut penyebab penyakit paru-paru basah, gejala, dan pencegahannya.

Penyakit Paru Paru Basah

Penyebab Penyakit Paru-paru Basah

  1. Infeksi

Infeksi yang disebabkan oleh jamur, bakteri, ataupun virus, bisa menyebabkan peradangan pada paru-paru. Bahkan bisa semakin parah jika tidak ditangani dengan serius.

Loading...
  1. Bakteri

Kasus penyakit paru-paru basah yang disebabkan oleh bakteri, sejatinya sangat jarang ditemukan. Namun justru infeksi bakteri inilah yang bisa menyebabkan peradangan pada paru-paru menjadi sangat parah.

  1. Virus RSV dan Virus Painfluenzae

Gejala penyakit paru-paru basah

Adapun gejala penyakit paru-paru basah meliputi:

  1. Batuk berdahak yang umumnya diawali oleh batuk kering. Bahkan bila kondisi semakin parah, batuk berdahak bisa berubah menjadi batuk berdarah, karena infeksi mengendap di dalam saluran udara.
  2. Nyeri pada dada

Semakin lama, nyeri pada dada ini bisa semakin berkembang dan parah. Bila penderita menarik napas dalam-dalam dan terasa nyeri, itulah Nyeri Pleuritik.


  1. Demam dan mata berair
  2. Tenggorokan terasa sakit
  3. Sakit kepala ringan
  4. Nafsu makan dan berat badan menurun
  5. Diare
  6. Sering merasa malas, mudah lelah dan mengantuk meski sudah cukup beristirahat
  7. Ingin muntah saat mengambil nafas panjang
  8. Tubuh selalu berkeringat meski sedang tidak beraktivitas
  9. Nafas selalu terasa sesak
  10. Detak jantung lebih cepat
  11. Keringat dingin yang kerap muncul pada telapak tangan dan kaki
  12. Perubahan warna kulit yang diakibatkan oleh kurangnya pasokan oksigen di seluruh tubuh, karena paru-paru tidak dapat menyerap oksigen dengan optimal. Umumnya warna kulit berubah menjadi keunguan

Pencegahan penyakit paru-paru basah

Setelah mengetahui apa saja penyebab paru-paru basah dan gejalanya, anda harus mengetahui cara pencegahan penyakit ini, mengingat resiko paling parah penyakit paru-paru basah adalah kematian. Ada beberapa kebiasaan yang mungkin dianggap sepele, yang tanpa disadari bisa memicu penyakit paru-paru basah. Berikut cara-cara pencegahan penyakit paru-paru basah:

  1. Menghindari kebiasaan merokok

Agar terhindar dari penyakit paru-paru basah, anda harus mencoba menghindari kebiasaan merokok. Gejala paru-paru basah akan sangat terasa setelah kebiasaan merokok dilakukan secara terus-menerus.

  1. Menghindari alkohol

Selain rokok, kebiasaan mengkonsumsi alkohol juga meningkatkan resiko terkena penyakit paru-paru basah. Oleh karena itu, mulailah menghindari berbagai macam minuman yang mengandung alkohol.

  1. Menjaga kebersihan tubuh

Kebersihan tubuh harus senantiasa terjaga agar terhindar dari berbagai penyakit, khususnya kebersihan tangan. Mengapa? Karena saat makan, bisa saja tangan telah dihinggapi banyak mikroorganisme yang berbahaya bagi tubuh. Oleh sebab itu, anda harus senantiasa menjaga kebersihan tangan.

  1. Tidak terlambat makan
  2. Memperbanyak aktivitas fisik dan olahraga
  3. Menghindari penggunaan kipas angin saat tidur
  4. Mandi dengan menggunakan air hangat
  5. Tidak langsung tidur setelah mandi
  6. Mengkonsumsi sayuran dan buah untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh
  7. Melakukan vaksin imunisasi, khususnya pada anak.

Penyakit paru-paru basah bisa diobati dengan penanganan dokter. Namun jika anda berniat mencoba mengobati sendiri, anda bisa menggunakan obat tradisional. Pertama, meminum air rebusan jahe dan daun pegagan. Kedua, air tumbukan bunga sepatu yang telah disaring dan dicampurkan garam. Selain itu, bisa juga menggunakan ekstrak daun sirsak, kulit manggis, dan bunga rosella. Demikianlah ulasan mengenai penyebab penyakit paru-paru basah, gejala, dan cara pencegahannya. Semoga bermanfaat!

Bagikan artikel ini:
Loading...


loading...