Penyebab Tremor atau Gemetaran dan Cara Mengatasinya

Penyebab Tremor | Ruangsehat.net Pernahkah anda merasakan anggota tubuh kalian terasa gemetar pada saat beraktifitas atau pada saat diam? Tentu hal ini akan sangat terasa mengganggu bukan? Maka dari itu di sini ruangsehat.net akan membahas tentang gemetaran, yang dalam dunia medis disebut tremor.

Secara umum tremor terjadi karena bagian otak yang mengontrol otot mengalami masalah berupa gangguan-gangguan tertentu yang harus anda ketahui sejak dini. Tremor ini dapat disebabkan karena beberapa faktor, mari kita bahas secara singkat bagaimana tremor terjadi.

Berikut Ini Beberapa Hal Penyebab Tremor Yang Harus Anda Ketahui

  • Merasa Cemas

Emosi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan adanya respon tubuh yang tidak terkontrol, salah atunya adalah tremor. Emosi yang dimaksud bisa dikarenakan rasa takut, marah, panik atau cemas dan masih banyak lagi alter ego yang berada di dalam tubuh kita. Cara mengatasinya, jangan terlalu mengawatirkan hal-hal yang bisa membuat ada cemas, mulailah mengontrol diri, jangan mudah emosi.

Loading...
  • Terlalu Banyak Mengonsumsi Kafein

Terlalu banyak konsumsi kafein seperti kopi dan teh dapat memberikan rangsangan untuk menghasilkan hormon adrenalin lebih banyak. Biasanya saat kita baru menegak kopi rasanya jantung kita semakin cepat berdetak. Dengan meningkatnya hormon tersebut, membuat anda akan mudah mengalami tremor atau tubuh meras gemetar. Cara mengatasinya, jangan terlalu sering meminum kopi dan makanan minuman yang banyak mengandung kafein tinggi, batasilah porsi-porsinya dengan pas.

  • Konsumsi Alkohol

Dengan mengkonsumI alkohol yang terlalu banyak akan menyebabkan sistem saraf pusat di dalam tubuh akan terganggu, sehingga akan mudah seseorang akan mengalami tremor. Selain tremor,  mabuk alkohol juga akan merusak jaringan-jaringan penting di dalam tubuh. Sebaiknya demi kebaikan tubuh, hindarilah alkohol sebisa mungkin.

  • Faktor Usia

Usia seseorang dapat menjadi penyebab seseorang mengalami tremor. Biasanya akan mudah dialami pada usia diatas 60 tahun. Hal ini disebabkan karena berkurangnya masa otot yang dapat menyebabkan fungsi otot didalam tubuh tidak bisa bekerja secara maksimal.

Biasanya kita lihat kondisi kakek lanjut usia yang berbicara saja gemertaran. Cara mengatasinya sebenarnya tidak ada, ini adalah hokum alam. Namun untuk menjaga tubuh tetap sehat dalam usia tua kita harus memulai hidup sehat sejak dini.

Macam-macam Tremor

Berikut adalah macam-macam tremor yang harus kalian ketahui berdasarkan respon tubuh seseorang, antara lain tremor normal (fisiologis) dan tremor abnormal (patofisiologis).


  • Tremor fisiologis

Adalah tremor yang terjadi akibat otot berkontraksi dalam keadaan sadar. Tremor dalam jenis ini tidak dapat dilihat dengan mata yang ditandai dengan adanya rasa gemetar yang biasanya terjadi pada tangan dan kaki. Untuk mengetahui kondisi tremor tersebut biasanya penderita diberikan selembar kertas untuk mengetahui frekuensi getaran yang terjadi.

Biasanya hal ini disebabkan karena ketakutan, kelelahan, konsisi lingkungan yang terlalu dingin dan terlalu panas serta penggunaan obat obatan seperti amfetamin dan obat golongan kortikostroid dan konsumsi alkohol yang berlebihan.

  • Tremor patologis

Terjadi akibat perubahan fatofisiologi tubuh. Tremor jenis biasanya terjadi pada lengan, kaki, lidah, bibir, kelopak mata, rahang, dll. Dimana ada beberapa frekuensi getaran yang terjadi, mulai dari fase yang lamvat sampai dengan fase cepat. Frekuensi ini dapat dijadikan acuan tingkat keparahan seseorang jika mengalami tremor.

Sedangkan menurut kejadian terjadinya tremor dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

  1. Resting tremor. Resting tremor adalah tremor yang terjadi pada saat istirahat, atau dalam keadaan relax/ santai dan bersifat tidak melawan arah, artinya gerakan tersebut datang secara tiba tiba. Tremor ini paling banyak dialami pada bagian tangan.
  2. Action tremor, adalah tremor yang terjadi pada saat kita melakukan aktivitas tertentu. Hal ini tentuk akan sangat menggangu kita dalam melakukan aktivitas.

Tidak ada pemeriksaan khusus pada orang yang terkena tremor, namun hal ini dapat diketahui seberapa besar berpotensi tubuh kita memberikan dampak tremor. Secara umum pemeriksaan yang banyak dilakukan adalah pemeriksaan fisik antara lain, riwayat keluarga, riwayat penggunaan obat, sensitivitas alkohol dan penyakit penyerta.

Penyakit penyerta yang paling banyak menyebabkan tremor adalah parkinson. Sebanyak 70% orang yang memiliki riwayat penyakit parkinson menimbulkan gejala utama beruopa tremor. Sedangkan untuk mengetahui tipe tremor yang dialami, lokasi tremor dan tingkat keparahan yaitu dengan memeriksa sistem saraf motorik dan sensorik tubuh.

Cara Mencegah Tremor

Untuk mencegah terjadinya tremor harus diketahui penyebab terjadinya tremor tersebut. Dengan mengetahui penyebabnya diharapkan pengobatan yang dilakukan akan lebih efektif. Berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi terjadinya tremor:

  • Tidak mengkonsumsi alkohol, hal ini dikarenakan dapat menekan sistem saraf pada otak dan berdampak buruk pada kinerja otot dalam tubuh.
  • Mengurangi konsumsi kafein.
  • Melakukan olahrag, baik olahraga ringan yaitu dengan mengangkat beban dengan bobot ringan pada tangan, kaki, dll agar dapat mengurangi atau mencegah terhadinya tremor.
Bagikan artikel ini:
Loading...